4 Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Pfizer Mengembangkan Bell’s Palsy

Main Slot Gratis – 4 Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Pfizer Mengembangkan Bell’s Palsy

Suara.com – Sebuah dokumen yang dirilis pada 8 Desember, menjelang pertemuan Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait (VRBPAC) pada 10 Desember, mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang vaksin Pfizer Covid-19.

Dilaporkan empat orang yang mendapat vaksin Pfizer mengembangkan Bell palsy, suatu kondisi kelumpuhan wajah sementara. Menurut laporan tersebut, regulator FDA AS telah mencatat bahwa masih belum jelas bagaimana Bell’s palsy disebabkan pada relawan ini karena vaksin Pfizer.

Dilansir dari The Health Site, regulator AS menekankan bahwa dokter harus memantau dengan cermat efek samping vaksin dan terus mengamati berapa banyak orang yang terkena.

FDA tidak menemukan masalah keamanan utama dalam peninjauannya terhadap vaksin Pfizer, termasuk tidak ada reaksi alergi dari jenis yang dilaporkan di Inggris. Tetapi penelitian semacam itu tidak dapat mendeteksi masalah langka yang mungkin hanya memengaruhi sebagian kecil dari populasi umum.

Baca Juga:
Tambah 1.232 Orang, Kasus Corona DKI Jakarta Tembus 150.250 Pasien

Peninjau FDA mencatat empat kasus Bell’s palsy yang semuanya terjadi di antara orang yang mendapatkan vaksin. Mereka menyimpulkan bahwa kasus tersebut kemungkinan besar tidak terkait dengan vaksin karena terjadi pada tingkat yang diharapkan tanpa intervensi medis.

Ilustrasi wajah pria. (Pixabay)
Ilustrasi wajah pria. (Pixabay)

Namun badan tersebut mengatakan kasus gangguan saraf harus dilacak, mengingat vaksin lain dapat menyebabkan masalah tersebut.

Bell’s palsy juga dikenal sebagai “kelumpuhan wajah akut yang tidak diketahui penyebabnya”. Ini adalah kondisi di mana otot-otot di satu sisi wajah menjadi lemah atau lumpuh. Ini hanya mempengaruhi satu sisi wajah pada satu waktu, menyebabkannya terkulai atau menjadi kaku di sisi itu.

Selain otot wajah yang lemas dan terkulai, Anda mungkin juga mengalami kondisi berikut:

  • Merasakan nyeri di rahang atau di belakang telinga di sisi yang terpengaruh
  • Sakit kepala akut yang akan membuat Anda ingin membenturkan kepala
  • Menjadi lebih sensitif terhadap suara di sisi yang terpengaruh
  • Mengalami kesulitan makan dan minum

Mengutip dari The Health, sejauh ini kekhawatiran akan vaksin Covid-19 dengan Bell’s palsy tidak perlu terlalu ditakutkan.

Baca Juga:
Moderna Inc Mulai Uji Coba Vaksin untuk Pasien Covid-19 Usia Anak Remaja

Jason D. Hinman, MD, PhD, asisten profesor neurologi di David Geffen School of Medicine di UCLA mengatakan ia tidak dapat menemukan hubungan langsung dengan vaksin. Dugaannya, kondisi ini bisa jadi kebuetulan.



Main Slot Gratis – 4 Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Pfizer Mengembangkan Bell’s Palsy

Ikuti terus berita terupdate seputar dunia sepak bola jadwal bola dan prediksi jitu bersama CMCBOLA.

CMC bola adalah agen Situs Bola Online terbesar Saat ini di Indonesia yang sudah tidak diragukan lagi dalam hal melayani dan membantu masalah yang dihadapi member dalam hal pembuatan akun dan masalah games. Hanya dengan 1 User ID anda bisa bermain semua game, buruan daftar di CMC BOLA.

Selamat datang di CMC BOLA dapatkan penawaran spesial dari kami :

– bonus welcome slot 50%
– bonus new member sportbooks 50%
– bonus new member live casino 10%

Support by : Bet Bola Online
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *